Menjadi otaknya pergerakan dakwah..

Menjadi tulang punggungnya dakwah…

Menjadi jantung hatinya dakwah..

Dan menjadi penggerak dakwah itu sendiri…

Ya begitulah,, semua waktu, tenaga dan fikiran semua diberikan sehingga semua yang dimilki telah di berikan untuk keberlangsungan dakwah itu sendiri.. memang hal tersbut sangat mudah untuk diucapkan hanya saja pada waktu dilaksanakan akan sangat banyak hal yang akan menghalangi..

Menggerakkan orang ataupun kader itu sendiri tidaklah semudah memerintahkan software yang ada di computer yang seketika menekan enter maka seua perintah akan dikerjakan dengan sebaiknya.. tapi ini buth kedekatan hati Antara seorang qiyadah dengan jundinya itu sendiri…

Semakin dekat, maka ukhuwah akan semakin terasa sehingga kerja apapun yang dikerjakan hanya akan menjadi sebuah penting yang menjadikan diri sebagai orang yang sangat penting wlaupun itu hanya sekedar penyampai pesan..

Kita membangun ini tidak dari orang lain,, tapi semuanya dimulai dari diri sendiri.. semuanya dari saku sendiri.. karena keyakinan bahwa ini semua akan diganti oleh Allah sang penguasa langit dan bumi yang maha kaya..

“sunduquna juyubuna” ,

Semua ini dibangun tidak dalam waktu yang serba instan..

Ini dimulai dengna bertahap dan selalu dlakukan dengan penuh kesabaran dalam setiap tahapannya… karena tidak aka nada yang berhasil jika semua dilakukan dengan tergesa gesa..

Setiap tahapannya memiliki metoda dan langkah langkah yang harus dilakukan satu persatu..

Butuh waktu yang lama memang… namun semuanya butuh proses tidak ada yang instan..

Semoga tahapan ini bisa mengajarkan kepada generasi nanti bahwa ini harus dipertahankan dan dikembangkan..

 

Bandung, 24 maret 2014

Padang, 31 maret 2014. Selesai untuk mimpiku…