Tags

, , ,

sebuah kisah seorang anak petani…..

dulu memang sering berkata malas dan ketika disuruh pun akan merasa malas untuk mengerjakan…

ya begitulah kisah yang dulu selalu dilakukan,,dan itu pun terkir untuk pergi ke sawah kalaw tidak salah 4 atau 5 tahun yang lalu..
kenapa demikian,,karena semasa SMA anak ini bersekolah di mana semua murid wajib untuk tinggal diasrama….

yaa, sekarang cerita sudah berbeda..
dulu sang kepala keluarga masih ada…
walaupun kami keluarga petani,,tapi 1 hal yang selalu ditekankan..

“awak indak urang miskin doh,, makan kan lai cukuik.. keluarga 7 bersaudara kuliah sadonyo dan kini tingga surang lai..”

tau kah siapa yang 1 itu,,
ya, yang punya ini lah orangnya..
dan mudah2an akan segera menyelesaikan kuliah..(*ya allah jangan buat hati ini malas untuk kuliah..ammiin…

kata – kata diatas dikeluarkan oleh almarhum papa,,hmmm

kami dari keluarga petani..
tidak seorang yang menyangka kami adalah keluarga petani..
alhamdulillah, setiap orang menyangka kami adalah keluarga “orang berada”,, paling tidak nikmat allah tidak ada yang kurang pada diri..šŸ™‚

hari ini, pertama kalinya kembali ke sawah…
kembali bergelimang lumpur..
tapi suasana berbeda..
sebuah suasana yang mungkin menjadi sebuah kenangan..
dan mudah2an momen ini membuat ibu bisa sedikit bahagia dengan hadirnya anak-anaknya disini..
———————

ceritaku,anak dari keluarga petani…