manusia mana yang tidak sedih ketika orang tuanya sudah tiada… seorang anak mana yang tidak menangis ketika seorang ayah meninggal dunia…

hanya kumpulan berbagai penyesalan yang terkumpul hanya ketika telah tiada… tidak ada tempat lagi untk menyampaikan sesuatu….
sering hati keras yang selalu tidak ingin mengalah dan tidak mau mendengarkan nasehat sedikitpun…
terakir bertemu pun masehat sempat juga tidak mau mendengarkan…

sebuah kata – kata terakir :
“sakali – sakali danga anlah kecek rang gaek ba a.. jan ati tu juo nan di karehan..”sambil nada yg rendah datar..
“kabara bara bana lamo umua papa lai.. kini ko lo yg bisanyo.. beko klw alah maningga, dak do lai yg bisa”.sambil melanjutkan dengan nada rendah dan datar…

anak mana yg tdak akan menyesal klw terakir bertemu itu 10 hari sbelum kepergian untk selamnya…

2 hari sebelum itu datang sms,,
“andi,pulanglah caliak papa.. papa sedang sakik..”
“yo pa,,dak bisa kini doh masih kuliah.. hari jum’at andi pulang.”.sms datang ketika hari selasa..
jum’at datang dan tdak bisa pulang karena terlalu malam,dan sabtu pagipun menuju rumah…

bercerita betapa bangganya anaknya kuliah difarmasi sehingga bisa bertanya tentang obat.. tapi sayang anaknya itu tidaklah teralalu mahir dalam hal itu tapi selalu berusaha untk menjadi baik saja..

apakah itu sudah baik sebagai anak..
entahlah,,apa itu yg terbaik.. allahua’lam..

masih juga melawan…
tidak mendengarkan disaat itu,,tapi selalu dkerjakan dikesudahannya..

sekarang rasanya tidak siap untk ditinggalkan…
setiap ada sesuatu yg mau dikerjakan dirumah.. maka papa yang kerjakan, paling kami hanya membantu sebentar dan kebanyakan hanya melihat saja…
tapi hari ini,, semua tidak ada yang mengerjakan.. begitu saja.. baru kami yg kerjakan baru selesai..
air mata keluar ketika membersihkan karena biasa tidak kami yg kerjakan…

sebuah kisah menarik…
seorang ayah berhenti merokok karena tidak menemukan rokok yg beliau inginkan padahal sudah mencari kesemua toko bahkan agen utama juga tidak bertemu..
maka saat itu beliau berhenti merokok…
apa hasilnya….
4 orang anak laki-lakinya tidak seorangpun yang merokok…
padahal klw untk finansial tdak ada yang melarang.. tapi begitulah gaya papa melarang anaknya dengan cara beliau berhenti terlebih dahulu…
imbasnya,,dirumah tidak pernah ada asbak rokok…..

selamat jalan papa…
ya Allah terima arwahnya disisimu tanpa ada penghalang…..
sabar memang mudah untk diucap..
mungkin kami sulit untk melakukannya…
untuk ibu,,anakmu selalu berusaha untuk yg terbaik…
dan ayah..
memang selalu punya cara sendiri dalam mencintai…
___________________

“Dan sampaiknlh kabar gembira kpd org2 yg sabar, yaitu org2 yg apabila ditimpa musibah, mrk b’kt “inna lillahi wa inna ilaihi roji’un (sesungghx kami milik Allah n kpd-Nyalh kami kembali)”, mrk itulh yg mmpereloh ampunn n rahmat dr Tuhanx, n mrk itulh org2 yg m’dpt petunjuk.
yg Allah ampuni dosa2 ats musibah yg menimpa kami, n berilah sesuatu yg lbh baik.”